Kamis, 29 Desember 2011

p.s. i love you


So, what kind of life we have ahead? Kita tidak akan pernah tahu. Hidup mungkin memang sekadar mampir menikmati segelas coklat panas sambil tertawa-tawa dan di detik berikutnya sedikit kesal karena sang coklat tak lagi mengepulkan asap harum. Satu yang kami tahu, kami saling bernafas. Menyebarkan udara yang masing-masing saling menjelma dan meruang menjadi kamu dan aku. Menelusup ke dalam otak. Menjadi candu. Berpapasan dengan detak jantung, menggerakkan seluruh organ-organ yang kami miliki. Nafas kami penuh mengisi di dalamnya.


written by nunu
drawing by devita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar