Sabtu, 26 Januari 2013

Perkara Petang dan Jatuh Cinta

Sore nyaris habis terkikis ketika petang dengan kuning mengkilat menghampiri. Hangat warna keemasannya yang ranum meramu semilir angin dalam jejak-jejak udara. Segala dengung dan muram kemudian seolah musnah, tandas. Petang sedemikian membuai, siapa yang tidak akan terkesima? Pada petang itu kusandarkan kekaguman tanpa kenal jedaAku selalu sulit untuk memalingkan perhatianku setiap kali petang datang.  

Ah, Perkara petang ini memang seperti jatuh cinta. Sederhana, tidak perlu berbelit. Bagiku, ketika sesuatu telah menjadi berarti, maka mungkin aku dan sesuatu itu tengah jatuh cinta. Mungkin, kataku. Akan tetapi, bukankah mungkin adalah penanda awal lahirnya kemungkinan? Lalu, ketika aku dan sesuatu itu telah saling tahu akan menjadi sehebat apa perpaduan kami, maka pasti kami telah saling jatuh cinta. Tak bisa tidak, kemungkinan adalah kebebasan. Bebas menciptakan kepastian. 




Petang belum beranjak pergi. Masih berkilat menguning. Ia bukan sekadar benda langit yang hanya bertugas menyampaikan kisah-kisah pergantian waktu. Petang hadir untuk menjumpai orang-orang sepertiku, sepertimu. Memastikan bahwa ia selalu berarti dengan segala pesona yang dimilikinya. Semua terbaca jelas pada siluet bertabur gurat-gurat menyejukkan yang ia ciptakan. Siluet itu adalah bayang-bayang tubuhku. Kami berpadu. Menjadi satu. Saling jatuh cinta. Ya, petang telah mengajariku tentang cinta.


34 komentar:

  1. Aiih ..so sweet banget dech..!!

    BalasHapus
  2. Ah, jadi kepengen liat sunset di pantai >___<

    BalasHapus
  3. Pendar jingga di waktu petang memang sayang kalo dilewatkan ( >o<)b

    BalasHapus
  4. senja sepertinya punya warna yg indah ya :)

    BalasHapus
  5. speechless d(^0^)b
    jd smakin mengagumi senja...

    BalasHapus
  6. hehe senja emng slalu mengagumkann

    BalasHapus
  7. Blognya cantik banget.... aku suka bangggettt ajarin bikin blog dong mba

    BalasHapus
  8. karya mas NUNU memang bagus..terus berkarya..kami tunggu karya berikutnya

    BalasHapus
  9. wah..pingin baca kisah kelanjutannya nich..dimana ya dapetinnya?

    BalasHapus
  10. punya karya seperti novel gitu ndak ya,bahasanya bagus,..mengalir ...

    BalasHapus
  11. ijin ikut nyimak, kok bagus nih untuk ngisi waktu luang

    BalasHapus
  12. wow keren habis menyimak jadi kepingin liat

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  15. kata-katanya seperti sang pujangga

    BalasHapus
  16. keren, coba dibuat lagu,, :)
    mau nitip link yaa..
    semoga bermanfaat untuk website jualan nakas minimalis
    saya dari minimalis furniture banyak terima kasih,

    BalasHapus
  17. wuaduh juan bahasanya bagus betul -- sepertinya perlu banyak tafsir ya..-- untuk mem visualkan tulisan ini --top dah

    BalasHapus
  18. tidak banyak yang bisa nulis seindah ini -- sepertinya ini bakat lahir -- terus dan terus berkarya

    BalasHapus
  19. banyak juga nich koleksiartikel untuk dibaca..
    makasih gan,, Tempat Tidur

    BalasHapus